Asal Mula Tanda Tangan NS.Run
Setelah sekian lama mengamati karya-karya Nasirun, saya baru menyadari detail unik pada tanda tangannya: NS.RUN.
Bentuk tersebut seketika mengingatkan saya pada sosok seniman senior serba bisa asal Purbalingga bernama Basirun, yang selalu membubuhi setiap karyanya dengan tanda tangan BS.RUN.
Karya-karya BS.RUN terpajang di hampir seluruh papan nama toko besar di Purbalingga, baik yang berbahan kayu maupun seng. Namun, hal yang paling mengagumkan adalah lukisan relief buatannya yang menghiasi bagian interior dan eksterior toko-toko tersebut.
Setelah berkeliling ke berbagai kota di kawasan Banyumas Raya, bagi saya BS.RUN adalah yang terbaik—seorang seniman legendaris yang benar-benar serba bisa.
“Run, mbasan tek amati, tanda tanganmu deneng persis banget karo seniman Purbalingga, BS.RUN?” tanya saya suatu ketika. (Run, setelah aku amati, tanda tanganmu kok mirip sekali dengan seniman Purbalingga, BS.RUN?)
Mendengar pertanyaan itu, dia langsung tertawa terbahak-bahak.
Saya pun bertanya lagi, “Apa ko ngerti BS.RUN?” (Apa kamu tahu BS.RUN?)
Kali ini dia menjawab dengan raut wajah bersungguh-sungguh, “Genah ganu dong nglencer nang Purbalingga, nyong ndeleng reliefe BS.RUN maen pisan koh! Nggumun bangetilah. Ya tek tiru tanda tangane, mbok sapa ngerti dadi pada terkenale, lah!” (Jelas tahu, dulu waktu main ke Purbalingga, aku lihat reliefnya BS.RUN bagus sekali! Kagum luar biasa. Ya aku tiru tanda tangannya, siapa tahu bisa sama-sama terkenal!)
Seusai memberi penjelasan, tawa Nasirun kembali pecah. Kepolosan impian masa lalunya itu kini benar-benar terwujud—bahkan kepopulerannya mungkin telah melampaui sang idola.
“Ko duwe karyane BS.RUN ora?” tanya saya penasaran.
(Kamu punya karyanya BS.RUN tidak?)
“Ya duwe, tapi potrete mbahku!” jawab Nasirun bangga.
(Ya punya, tapi lukisan potret simbahku!)
“Ya tek tukune bae ngeneh,” potong saya.
(Ya sudah, tak beli saja sini.)
“Mbuhlah!” serunya sambil terkekeh.
(Emboh/Masa bodohlah!)